METODOLOGI RISET - 3
Metode, Teknik, dan Instrumen dalam Penelitian
1. Apa itu metode, teknik, dan instrumen penelitian?
Metode dapat diartikan sebagai cara berpikir, sedangkan Teknik diartikan
sebagai cara melaksanakan hasil berpikir.
Instrumen:
Menurut
Suharsimi Arikunto (2000:134), instrumen pengumpulan data adalah alat bantu
yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar
kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.2. Bagaimana membangun instrumen penelitian?
Iskandar (2008: 79) mengemukakan enam langkah dalam penyusunan instrumen
penelitian, yaitu:
- Mengidentifikasikan variabel-variabel yang diteliti
- Menjabarkan variabel menjadi dimensi-dimensi
- Mencari indikator dari setiap dimensi.
- Mendeskripsikan kisi-kisi instrumen
- Merumuskan item-item pertanyaan atau pernyataan instrumen
- Petunjuk pengisian instrumen.
3. Bagaimana mengembangkan wawancara?
- Wawancara seleksi (screening interview) yaitu wawancara yang dilakukan untuk memilih orang atau kandidat yang paling qualified untuk masuk ke tahap seleksi selanjutnya.
- Wawancara dengan menggunakan media elektronik seperti audio tape atau telepon (telephone interview) yaitu wawancara yang langsung dilakukan dengan menggunakan media telepon. Wawancara ini biasanya dilakukan bila masih ada hal yang ingin ditanyakan langsung pada pihak responden.
- Wawancara kelompok (Panel or Group Interview) yaitu wawancara yang dilakukan pada dua atau lebih pewawancara sekaligus pada waktu yang sama.
4. Jenis wawancara dapat dibedakan menurut sifat pertanyaan :
- Wawancara terpimpin (directed/guided interview) Pertanyaan diajukan menurut daftar pertanyaan yang telah disusun. Pewawancara sudah mempunyai arah yang pasti dan harus dituruti
- Wawancara tak terpimpin (non-directed/unguided interview),terjadi tanya jawab bebas antara pewawancara dan responden. Pewawancara menggunakan tujuan penelitian sebagai pedoman, sehingga informasi yang diinginkan tetap dapat diperoleh
- Wawancara bebas terpimpin (controlled interview), merupakan perpaduan antara wawancara terpimpin dengan wawancara tak terpimpin. Pewawancara sudah menyusun inti pokok pertanyaan yang akan diajukan
5. Jenis wawancara dapat dibedakan menurut dari jumlah pewawancara :
- Wawancara perorangan (personal interview), seorang pewawancara berhadapan langsung dengan seorang responden yang diwawancarai.
- Wawancara kelompok (group interview), sekelompok pewawancara berhadapan dengan seorang atau kelompok responden. Tujuan pelaksanaan wawancara ini adalah untuk saling mengadakan kontrol, melengkapi, dan memperjelas yang masih kabur. Selain itu, wawancara jenis ini dapat menghemat waktu.
6. Kuesioner
Kuesioner
merupakan daftar pertanyaan yang diajukan pada seorang responden untuk mencari
jawaban dari permasalahan yang diteliti. Dalam kuesioner terdapat pertanyaan,
pernyataan dan isian yang harus dijawab oleh responden.
Kelemahan penggunaan
kuesioner adalah terbatasnya mendapatkan informasi mengenai kasus-kasus yang
sifatnya personal, karena peneliti hanya menanyakan sepintas saja dan biasanya
hanya sekali selain itu hubungan antara peneliti dengan responden hanya
bersifat sementara
Komentar
Posting Komentar